TerasBiker.com – Halo Sobat Bikers, Happy New Year 2023 Yah, Semoga Harapan kita ditahun ini segera terwujud, Aamiin… Yup diawal tahun baru ini Tebe mau sharing pengalaman nih Soal Honda Vario 125 Tebe yang total odometernya sudah tembus diangka 100.000 KM, Lah kok..! tapi ini total di speedometernya jadi dari Awal alias dari Nol Lagi ?? Hmm…apa ada yang salah ?? Ternyata begini penjelasannya setelah Tebe cari tau sana sini 😀

Jadi gini Sob, Untuk Speedometer Honda Vario sebelum generasi terbarunya lahir masih kombinasi analog dan digital. Yup Kebetulan Honda Vario 125 milik Tebe ini lansiran tahun 2015, jadi khusus penunjuk kecepatannya masih pakai jarum, dan volume bensin dan odometer pakai digital bar dan angka.

Honda Vario 125 eSP Tebe waktu baru turun dari Dealer tahun 2015 lalu 😀

Untuk angka yang ditampilkan berupa 6 digit, dimana 1 digit terakhir menandakan jarak per 100 meter karena dipisahkan dengan titik (.), Jadi misal angkanya 0.1 berarti baru berjalan 100 meter, bukan 1 kilometer yak… 😀

Motor matik Vario yang baru berjarak tempuh 1 kilometer, maka odometernya mencatatkan angka 1.0 dan seterusnya hingga menampilkan jarak tempuh paling maksimal yakni 99.999,9 km.

“Apabila jarak tempuh di bawah 100 ribu km, maka jarak tempuh akan diperlihatkan pada tampilan panel meter,” terang Technical Training Analyst Astra Honda Motor (AHM) Pak Endro Sutarno.

Nah…Terus gimana sob kalau total odometer Vario 125 sudah mencapai 100.000 km dan seterusnya? gak usah panik, penghitungan akumulasi tetap dilakukan sistem. Tapi desainer membuatnya lebih ringkas aja.

Tampilan digital Speedometer saat kunci kontak dinyalakan, dimana akan menampilkan -1- dulu, yang menandakan 100.000 km

Jadi gini sob, sebagai gambaran dan ini sudah terjadi di Vario 125 2015 milik Tebe, Contoh kasusnya sudah di atas 100.000 km. “Maka digit ke 6 dari total jarak tempuh akan diperlihatkan sebentar, sebelum memperlihatkan sisa 5 digit pada tampilan,” lanjut Endro.
Ini lantaran digit angkanya terbatas. Saat menginjak 100.000 km, maka penghitungan akumulasi jarak tempuh akan seperti motor baru, kembali ke 0. Tapi sistem tetap memberikan tanda bahwa motor telah menempuh jarak 100.000 km.

Makanya seperti ada yang Aneh, saat awal Tebe nyalain kontak motornya, ada angka -1- di tampilan digital speedmotornya, oh ternyata begini penjelasnnya 🙂

Jadi saat kunci kontak dinyalakan, tampilan digital akan menampilkan -1- dulu menandakan 100.000 km, baru kemudian tampil odometer dan sisa bensin seperti biasa.
Begitu pun seterusnya, misalnya total odometer si ario 125 ini sudah diangkat 200.000 km ke atas hingga 1.000.000 km. jadi nanitnya tampilan awalnya nambah ke -2- sampai -10- mengikuti jarak tempuh asli si motor. ” jadi setiap akumulasi 100 ribu km akan balik lagi ke 0,” tambahnya.

Last…buat sobat pemilik Honda Vario 125/150 lawas lansiran tahun 2015, dan memang motornya masih dijadikan alat transportasi harian, gak usah panik ya Sob karena itu bukan kesalahan teknis haha. Penting juga buat yang mau beli Honda Vario 125 2015 bekas, sebelum beli cek kode odometernya ya, biar aman dan gak mudah dikelabui penjual yang gak jujur karena total odometernya masih sedikit.

Semoga berguna 🙂

Follow Terasbiker di Sosmed ya Sob :

Silahkan Baca juga Artikel lainTerasbiker.comSob!

Salam,

-Terasbiker.com-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.