TerasBiker.com – Pebalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, bersiap menghadapi seri pamungkas World Supersport 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 16–18 Oktober. Membawa kenangan manis dari sirkuit tersebut, Aldi bertekad bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada putaran sebelumnya di Estoril, Portugal.
Putaran terakhir ini menjadi kesempatan penting bagi pebalap AS BLU CRU Racing Team tersebut untuk menambah poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen akhir. Saat ini, Aldi menempati peringkat ke-12 dengan koleksi 132 poin.
Jerez bukan sekadar lintasan penutup musim bagi Aldi. Sirkuit ini menyimpan kenangan bersejarah karena menjadi tempat dirinya memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024. Modal tersebut diharapkan kembali membangkitkan motivasinya untuk menampilkan performa terbaik.
Hasil Kurang Beruntung di Estoril, Aldi Siap Bangkit
Pada putaran ke-11 di Estoril, Aldi menghadapi tantangan sejak balapan pertama. Memulai Race 1 dari posisi ke-23, ia sempat tertahan di barisan tengah dan akhirnya menyelesaikan lomba di posisi ke-16.
Situasi berbeda terjadi pada Race 2. Berangkat dari grid ke-23, Aldi mampu melesat ke posisi ke-12, bahkan sempat menembus urutan ke-10. Namun, insiden kecelakaan yang melibatkan pebalap lain membuat bendera merah dikibarkan dan balapan dihentikan sementara.
Setelah start diulang, Aldi memulai balapan dari posisi ke-10. Ia kemudian tampil kompetitif dan terlibat dalam persaingan memperebutkan podium, hingga berhasil mencapai posisi kedua.
Sayangnya, momentum tersebut tidak berakhir sesuai harapan. Saat balapan menyisakan dua lap, Aldi terjatuh sehingga tidak dapat melanjutkan perlombaan atau berstatus DNF (Did Not Finish). Hasil itu membuatnya gagal meraih poin pada putaran Estoril.
Jerez, Sirkuit Bersejarah bagi Aldi Satya Mahendra
Menghadapi seri terakhir, Aldi memiliki alasan kuat untuk kembali tampil maksimal. Jerez merupakan tempat ia mengukir prestasi besar dengan mengunci gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024.
Pada tahun yang sama, Aldi juga mencatatkan pencapaian sebagai Best Male Winner dan Best Individual Performance Supersport 300 dalam FIM Intercontinental Games (FIM ICG) di Jerez.

Sementara itu, pada World Supersport 2025 di Jerez, Aldi tidak mengikuti balapan karena masih menjalani pemulihan kondisi setelah mengalami cedera.
Kenangan keberhasilan pada 2024 kini menjadi sumber motivasi tambahan bagi pebalap asal Yogyakarta tersebut. Ia ingin memanfaatkan kesempatan terakhir musim ini untuk memperoleh hasil positif dan menutup perjalanan World Supersport 2026 dengan pencapaian yang lebih baik.
“Kembali ke Jerez memberikan feeling positif dan menyemangati saya untuk memaksimalkan performa. Race terakhir ini menjadi kesempatan mendapatkan poin optimal agar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Saya akan berjuang menyelesaikan musim ini dengan fokus sepenuhnya,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Yamaha Racing Indonesia Bidik Penutup Musim yang Positif
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai berbagai perubahan yang dilakukan Aldi bersama tim sepanjang musim telah memberikan manfaat bagi peningkatan performa.
Menurutnya, seri terakhir di Jerez menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan hasil dan mengumpulkan tambahan poin sebelum musim berakhir. Pengalaman manis Aldi di sirkuit tersebut juga diharapkan menjadi dorongan untuk menghadapi persaingan dengan lebih percaya diri.
“Musim World Supersport 2026 akan selesai, Aldi Satya Mahendra dan tim sudah melakukan banyak perubahan yang sangat bermanfaat untuk improvement. Tiba seri terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil lebih baik dengan poin tambahan signifikan. Jerez tempat Aldi Satya Mahendra mencetak sejarah melalui titel juara dunia World Supersport 300 tahun 2024. Kami berharap ini akan memotivasinya dengan perolehan positif untuk menutup musim dengan berkesan,” tutur Wahyu Rusmayadi.
Dengan satu putaran tersisa dan 132 poin dalam klasemen sementara, Aldi masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya. Konsistensi, fokus, serta kemampuan menghindari kesalahan akan menjadi faktor penting dalam upayanya mengakhiri musim dengan hasil maksimal.
Jadwal Seri Pamungkas World Supersport 2026 di Jerez
Seri ke-12 World Supersport 2026 di Jerez berlangsung pada 16–18 Oktober. Berikut jadwal sesi berdasarkan waktu Indonesia Barat (WIB).
Jumat, 16 Oktober 2026
- Free Practice: 16.35–17.15 WIB
- Superpole: 21.00–21.40 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026
- Race 1: 19.00 WIB
Minggu, 18 Oktober 2026
- Race 2: 19.00 WIB
Seri Jerez menjadi kesempatan terakhir Aldi Satya Mahendra untuk menambah poin dan memperbaiki posisi klasemen World Supersport 2026. Berbekal kenangan sebagai juara dunia di sirkuit yang sama, ia diharapkan mampu tampil kompetitif dan menutup musim dengan hasil yang membanggakan bagi Yamaha Racing Indonesia.
Yuk, Follow TerasBiker di Media Sosial!
Sobat biker, jangan sampai ketinggalan informasi terbaru seputar dunia otomotif, review motor, test ride, berita motor terbaru, tips berkendara, hingga event otomotif bersama TerasBiker.com.
Biar makin dekat dan selalu update, yuk follow akun media sosial TerasBiker berikut:
- Facebook Fanspage : Terasbiker.com
- Facebook : Heru Tebe
- Instagram : @terasbikerblog
- Twitter : @terasbiker
- Gmail : [email protected]
- Channel YouTube
Jangan lupa Follow, Like, Subscribe, dan aktifkan notifikasi ya Sob!
Dukung terus TerasBiker untuk menghadirkan informasi otomotif yang informatif, ringan, dan tentunya tetap asyik untuk dibaca.


