TerasBiker.com – DNA racing Yamaha kembali diwujudkan lewat pengalaman berkendara yang tidak sekadar soal adu cepat. Kali ini, Yamaha mengajak awak media nasional untuk mengasah kemampuan berkendara di medan off-road melalui Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up.
Digelar di Cibereum National Motocross Circuit, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk merasakan langsung karakter dua motor dirt bike Yamaha, yakni WR155 R dan YZ125X.
Bukan cuma gaspol melibas lintasan, para peserta juga mendapatkan pembekalan teknik berkendara off-road secara langsung dari instruktur Yamaha Riding Academy (YRA). Mulai dari teknik dasar, posisi tubuh, pengereman, hingga cara menghadapi berbagai obstacle diberikan sebelum peserta turun langsung ke lintasan.
Konsep tersebut membuat Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up menjadi pengalaman yang lebih lengkap. Peserta tidak hanya mencoba motor, tetapi juga belajar memahami teknik yang tepat agar mampu mengendalikan motor ketika menghadapi karakter lintasan off-road yang berbeda-beda.
Pertahankan DNA Racing Yamaha
Bagi Yamaha, aktivitas seperti ini menjadi salah satu cara untuk terus membawa DNA balap lebih dekat kepada pengguna maupun pecinta motor sport.
Manager PR, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, mengatakan DNA balap merupakan bagian penting dari identitas Yamaha yang terus dipertahankan dan dikembangkan.

“Bagi kami di Yamaha, DNA balap merupakan bagian penting dari jati diri yang terus kami pertahankan dan kembangkan. Melalui event Yamaha Dirt Bike Experience, kami tidak hanya sekadar menegaskan inovasi produk yang mampu menjawab excitement para pengguna setia,” ujar Rifki.
Menurutnya, Yamaha ingin menghadirkan ruang aktivitas yang lebih luas agar pengguna bisa merasakan langsung karakter dan kemampuan produk, termasuk lini motor dirt bike seperti WR155 R dan YZ125X.
“Kami pun ingin terus menjaga milestone dan DNA racing Yamaha dengan menyediakan payung aktivitas yang lebih luas serta pengalaman yang lebih enjoyful dan fun di setiap waktunya,” lanjutnya.
Dapat Pembekalan Teknik Off-Road dari YRA
Sebelum masuk lintasan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan materi dari tim Yamaha Riding Academy mengenai safety riding, teknik dasar berkendara, hingga penguasaan obstacle.
Materi ini menjadi bekal penting agar peserta memahami karakter motor sekaligus mengetahui metode yang tepat ketika menghadapi berbagai rintangan.

Dalam sesi latihan pertama, instruktur YRA memberikan sejumlah teknik dasar berkendara menggunakan motor dirt bike.
Beberapa materi yang diberikan meliputi cara memegang setang dengan posisi siku terbuka dan sedikit menekuk saat bermanuver. Peserta juga diajarkan posisi duduk dan arah tubuh ketika melakukan slalom serta gerakan chidori atau zig-zag.
Selain itu, peserta mendapat materi mengenai posisi duduk saat melakukan akselerasi dan pengereman, posisi kaki untuk mendapatkan grip dengan menjepit lutut dan paha pada sisi motor, hingga metode pengereman menggunakan rem depan dan belakang secara halus.
Materi tersebut kemudian langsung dipraktikkan di lintasan.
Langsung Libas Obstacle di Lintasan Cibereum
Pada sesi kedua, peserta mulai mengaplikasikan teknik yang telah dipelajari dengan melibas lintasan off-road di area sirkuit kecil Cibereum.
Beragam obstacle disiapkan untuk menguji kemampuan peserta dalam mengontrol motor. Salah satunya adalah teknik berdiri di atas footpeg dengan posisi sedikit membungkuk ketika melewati obstacle berupa kayu dan ban.

Peserta juga mendapatkan materi mengenai braking dan corner slide saat memasuki tikungan dengan akselerasi cepat.
Ketika menghadapi medan kerikil, pasir, maupun S-curve, peserta diajarkan untuk meluruskan kaki sejajar dengan sisi motor. Sementara itu, pandangan juga harus tetap diarahkan jauh ke depan dengan fokus terhadap jalur dan target yang akan dilewati.
Berbagai teknik tersebut membuat peserta tidak sekadar mengandalkan keberanian membuka gas. Pengendalian posisi tubuh, pengereman, arah pandangan, hingga pemilihan jalur menjadi bagian penting ketika berkendara di medan off-road.
Jajal Karakter Yamaha WR155 R
Salah satu motor yang menjadi pusat perhatian dalam Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up adalah Yamaha WR155 R.
Motor trail Yamaha ini dibekali mesin 155cc, liquid cooled, 4 langkah dengan teknologi VVA. Karakter mesin tersebut memberikan tenaga dan torsi yang dibutuhkan ketika peserta menghadapi berbagai rintangan di lintasan.

Untuk mendukung kemampuan off-road, WR155 R menggunakan suspensi depan teleskopik berdiameter 41 mm dengan panjang 899,1 mm. Suspensi belakang menggunakan sistem monocross yang tingkat kekerasannya dapat disesuaikan dengan kondisi rintangan.
Sektor pengereman juga sudah menggunakan rem cakram pada kedua roda. Sementara konstruksi semi double cradle frame turut mendukung pengendalian motor ketika digunakan melibas medan yang menantang.
Karakter tersebut membuat WR155 R menjadi motor yang menarik untuk digunakan baik oleh pengguna yang ingin mengeksplorasi aktivitas off-road maupun peserta yang ingin mengasah kemampuan berkendara di lintasan.
YZ125X Tawarkan Sensasi Off-Road Lebih Agresif
Selain WR155 R, Yamaha juga menyediakan YZ125X untuk memberikan pengalaman berbeda kepada para peserta.
Berbeda dengan WR155 R yang menggunakan mesin 4-tak 155cc, YZ125X mengandalkan mesin 125cc 2-tak dengan transmisi 6-percepatan.
Konstruksi rangkanya dibuat presisi dan ringan sehingga mendukung karakter motor yang stabil ketika digunakan di lintasan. Mesin 2-tak tersebut juga menawarkan karakter tarikan yang instan dan agresif, khas motor off-road Yamaha.
Dari sisi ergonomi, YZ125X memiliki posisi berkendara yang lebih racy. Karakter tersebut memberikan ruang bagi rider untuk menemukan posisi berkendara yang sesuai sekaligus mengoptimalkan kontrol ketika melibas lintasan.
Suspensi depan KYB yang dapat diatur sesuai kebutuhan juga menjadi salah satu pendukung kemampuan YZ125X ketika digunakan untuk menghadapi beragam kondisi lintasan.
Bukan Sekadar Riding, Tapi Belajar Mengontrol Motor
Pengalaman yang diberikan Yamaha melalui Dirt Bike Experience Skill Up mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya Ajgum, yang mengaku mendapatkan pengalaman berbeda setelah menjajal langsung WR155 R dan YZ125X.
“Buat saya, Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up ini seru karena kami bisa langsung merasakan karakter WR155 R dan YZ125X di lintasan off-road,” ujar Ajgum.
Menurutnya, kedua motor memiliki karakter yang berbeda. WR155 R dinilai terasa bertenaga dan cukup mudah dikontrol ketika melewati obstacle, sementara YZ125X memberikan sensasi yang lebih agresif dan racy.
Tidak hanya soal karakter motor, pembekalan dari YRA juga menjadi pengalaman penting bagi peserta.
“Ditambah pembekalan teknik dari YRA, kami jadi tidak hanya sekadar riding dan mencoba obstacle, tapi juga belajar bagaimana mengontrol motor dengan teknik yang lebih tepat,” lanjut Ajgum.
Pengalaman tersebut membuat peserta semakin percaya diri untuk mengeksplorasi aktivitas berkendara off-road.
Melalui Yamaha Dirt Bike Experience, Yamaha kembali menunjukkan bagaimana DNA racing tidak hanya hadir melalui produk dan kompetisi balap, tetapi juga melalui aktivitas yang memberikan kesempatan bagi pengguna maupun pecinta otomotif untuk merasakan langsung karakter motor.
Kehadiran WR155 R dan YZ125X di lintasan Cibereum pun menjadi pengalaman tersendiri bagi awak media untuk mengenal lebih jauh kemampuan motor dirt bike Yamaha, sekaligus belajar teknik berkendara off-road secara langsung dari para instruktur YRA.
Yuk, Follow TerasBiker di Media Sosial!
Sobat biker, jangan sampai ketinggalan informasi terbaru seputar dunia otomotif, review motor, test ride, berita motor terbaru, tips berkendara, hingga event otomotif bersama TerasBiker.com.
Biar makin dekat dan selalu update, yuk follow akun media sosial TerasBiker berikut:
- Facebook Fanspage : Terasbiker.com
- Facebook : Heru Tebe
- Instagram : @terasbikerblog
- Twitter : @terasbiker
- Gmail : [email protected]
- Channel YouTube
Jangan lupa Follow, Like, Subscribe, dan aktifkan notifikasi ya Sob!
Dukung terus TerasBiker untuk menghadirkan informasi otomotif yang informatif, ringan, dan tentunya tetap asyik untuk dibaca.


