TerasBiker.com – Yamaha Racing Indonesia mencatat hasil positif pada Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Round 4 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tampil di hadapan publik sendiri, tim Yamaha Racing Indonesia berhasil meraih kemenangan perdana musim 2026 di kelas Supersport 600 (SS600) melalui Wahyu Nugroho, sekaligus mengamankan podium ketiga kelas Asia Production 250 (AP250) lewat Fadhil Musyavi.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Yamaha Racing Indonesia untuk menghadapi dua seri terakhir ARRC 2026. Selain memberikan tambahan poin bagi para pebalap, balapan di Mandalika juga menjadi ajang evaluasi untuk meningkatkan performa dan strategi tim menjelang akhir musim.
Wahyu Nugroho Raih Kemenangan Perdana di Kelas SS600
Sorotan utama Yamaha Racing Indonesia pada ARRC Mandalika 2026 datang dari Wahyu Nugroho. Pebalap yang turun di kelas SS600 tersebut berhasil meraih kemenangan pada Race 1, Sabtu (8/8).
Memulai akhir pekan balap dengan performa kompetitif sejak sesi kualifikasi, Wahyu mampu menjalankan strategi dengan konsisten sepanjang balapan. Kecepatan dan kemampuan menjaga ritme menjadi kunci hingga akhirnya ia berhasil melewati garis finis sebagai pemenang.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih pada home race Yamaha Racing Indonesia di Sirkuit Mandalika sekaligus menjadi kemenangan perdana Wahyu di kelas SS600 pada musim 2026.
Pada Race 2 yang berlangsung Minggu (9/8), persaingan berlangsung semakin ketat. Kondisi cuaca dan suhu lintasan yang lebih panas turut menjadi tantangan bagi para pebalap. Wahyu akhirnya menyelesaikan balapan di posisi keempat.
Tambahan poin dari seri Mandalika membuat Wahyu Nugroho tetap berada di posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan 96 poin.
“Mendapatkan kemenangan perdana di SS600 dan balapan home race musim ini terasa sangat spesial bagi saya. Memulai race di posisi kedua menjadi salah satu milestone yang ingin terus saya jaga secara konsisten hingga akhir kompetisi ini. Saya akan terus berjuang hingga akhir musim dan optimis untuk meraih gelar championship,” ujar Wahyu Nugroho.
M Faerozi Terus Temukan Performa Terbaik
Rekan setim Wahyu Nugroho, M Faerozi, juga menunjukkan perkembangan positif selama putaran keempat ARRC 2026.
Faerozi mengakhiri Race 1 di posisi ketujuh, sebelum kembali menyelesaikan Race 2 di urutan keenam. Meski belum mendapatkan hasil podium, penampilan di Mandalika menjadi bagian penting dari proses adaptasinya dalam menemukan gaya balap yang paling sesuai.
Hasil tersebut juga membuat posisi Faerozi di klasemen sementara meningkat satu peringkat. Ia kini berada di posisi kesembilan dengan koleksi 54 poin.
“Saya merasa ada perkembangan positif di seri kali ini. Saya terus berusaha menemukan gaya balap yang paling sesuai dan memahami bagaimana memaksimalkan performa motor. Hasilnya memang masih belum sesuai harapan, tetapi saya semakin memahami apa yang harus diperbaiki di seri berikutnya,” kata M Faerozi.
Arai Agaska Tampil sebagai Wildcard di SS600
Perhelatan ARRC Mandalika 2026 juga menjadi kesempatan berharga bagi Arai Agaska. Pebalap muda tersebut mendapatkan kesempatan tampil sebagai wildcard di kelas SS600.
Saat ini Arai Agaska berkiprah di ajang World Sportbike (WSPB). Kesempatan turun di ARRC Mandalika menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan kemampuan dan pemahamannya terhadap karakter balap motor berkapasitas lebih besar di level internasional.
Arai menyelesaikan Race 1 di posisi kelima dan Race 2 di posisi kedelapan.
“Tampil sebagai wildcard di ARRC di tanah sendiri menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya mendapatkan banyak pembelajaran menggeber big bike di level internasional untuk mendukung performa di World Sportbike. Saya harap kesempatan ini dapat meningkatkan kemampuan saya di ajang dunia,” ujar Arai.
Fadhil Musyavi Raih Podium Perdana di AP250
Hasil positif lainnya datang dari kelas Asia Production 250 (AP250) melalui Fadhil Musyavi.

Fadhil menghadapi tantangan berat pada Race 2 karena harus memulai balapan dari grid ke-11. Namun, posisi tersebut tidak membuatnya kehilangan fokus. Ia secara bertahap meningkatkan ritme balap dan melakukan sejumlah manuver hingga akhirnya berhasil menembus posisi tiga besar.
Fadhil sukses finis di posisi ketiga dan mengamankan podium perdana musim 2026.
Hasil ini menjadi pencapaian penting setelah pada Race 1 sehari sebelumnya ia hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-13.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan podium perdana di musim ini, P3 di home race. Meski harus start dari grid 11 tetapi saya mencoba untuk selalu fokus. Saya masih harus memperbaiki strategi, terutama dalam mengeksekusi performa di lap-lap akhir. Podium ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berjuang lebih baik,” ungkap Fadhil Musyavi.
Candra Hernawan Gagal Pertahankan Momentum
Sementara itu, Candra Hernawan sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan pada Race 1 kelas AP250. Ia berhasil finis di posisi keempat dan berada dalam persaingan papan atas.
Sayangnya, momentum tersebut tidak dapat dipertahankan pada Race 2. Candra mengalami crash ketika memasuki fase akhir balapan saat tengah bersaing memperebutkan posisi ketiga.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Candra dan tim untuk menghadapi seri berikutnya.
“Saya cukup kecewa karena belum bisa memberikan podium di home race kali ini. Setelah finis di P4 pada Race 1, saya tidak bisa melanjutkan momentum tersebut pada Race 2 karena mengalami crash saat berebut posisi ketiga menjelang final lap. Saya akan belajar dari hasil ini dan mempersiapkan diri lebih baik untuk seri berikutnya,” ujar Candra.
Yamaha Racing Indonesia Fokus pada Dua Seri Terakhir ARRC 2026
Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai putaran Mandalika memberikan banyak pembelajaran penting bagi seluruh tim dan pebalap.
Kemenangan Wahyu Nugroho di SS600 dan podium Fadhil Musyavi di AP250 menjadi hasil positif yang diharapkan dapat menjadi motivasi menghadapi dua seri terakhir musim ini.

“Home Race tahun ini memberikan banyak pembelajaran bagi kami. Setiap rider terus berkembang dalam menemukan strategi dan beradaptasi selama balapan. Wahyu berhasil meraih kemenangan perdana dan menjaga konsistensinya di championship, Fadhil juga bisa meraih podium pertamanya musim ini di P3, Faerozi semakin menemukan gaya balapnya, sementara Arai mendapatkan pengalaman penting melalui wildcard,” ujar Wahyu Rusmayadi.
Menurutnya, hasil Race 2 Candra Hernawan juga menjadi evaluasi penting bagi tim. Dengan hanya menyisakan dua seri, konsistensi, kemampuan beradaptasi, serta eksekusi strategi akan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang Yamaha Racing Indonesia di klasemen championship.
“Championship tinggal tersisa dua seri, sehingga konsistensi, adaptasi, dan eksekusi strategi akan menjadi kunci penting untuk terus bertumbuh lebih baik. Hasil positif di Mandalika menjadi motivasi kami untuk menjaga tren positif, mempertahankan peluang di championship, serta menjaga performa hingga akhir musim 2026,” tambahnya.
Dengan kemenangan perdana Wahyu Nugroho di SS600 dan podium pertama Fadhil Musyavi di AP250, ARRC Mandalika 2026 menjadi salah satu seri penting bagi perjalanan Yamaha Racing Indonesia musim ini. Kini perhatian tim akan beralih menuju dua putaran terakhir untuk mempertahankan momentum dan mengejar hasil terbaik hingga akhir musim.
Yuk, Follow TerasBiker di Media Sosial!
Sobat biker, jangan sampai ketinggalan informasi terbaru seputar dunia otomotif, review motor, test ride, berita motor terbaru, tips berkendara, hingga event otomotif bersama TerasBiker.com.
Biar makin dekat dan selalu update, yuk follow akun media sosial TerasBiker berikut:
- Facebook Fanspage : Terasbiker.com
- Facebook : Heru Tebe
- Instagram : @terasbikerblog
- Twitter : @terasbiker
- Gmail : [email protected]
- Channel YouTube
Jangan lupa Follow, Like, Subscribe, dan aktifkan notifikasi ya Sob! 🔥
Dukung terus TerasBiker untuk menghadirkan informasi otomotif yang informatif, ringan, dan tentunya tetap asyik untuk dibaca.


