Service Berkala Vario Techno 125 ESP, Km 27.000 waktunya ganti V-Belt!

TerasBiker.com – Halo Bikers..! Pada postingan artikel kali ini TeBe ingin sedikit berbagi pengalaman service berkala di Ahass tempat Tebe beli si Var-Tech 125 ESP, tak terasa motor kesayangan TerasBiker si Bleki a.k.a Vario Techno tersebut sudah menemani riding selama 1 tahun 5 bulan dengan pencapaian jarak tempuh 27.000 KM.Nah sesuai judul diatas Mas Bro’ di KM 27.000 sudah waktunya ganti Part V-Belt, yup part/ bagian pada Motor Matik yang paling penting ini adalah sebagai pengganti rantai seperti halnya di motor-motor manual mas bro, dan klo dari masa pakainya khusus V-belt ini disarankan melakukan pergantian pada tiap 25.000 KM, hehehe ga apalah lebih 2.000 KM karena pertimbangan Tebe dimana si Vario jarang banget dipakai untuk menarik beban berlebih, Akhirnya pada minggu lalu tepatnya hari senin, 23 Januari Tebe bergegas menuju lokasi bengkel Service Resmi Honda yaitu Ahass Honda Milenium Juanda Depok, tak perlu mengantri, karena kondisi bengkel yang sudah mulain sepi pada jam 2 siang kala itu, jadi setelah daftar terus langsung di handle oleh montir deh..

Sebelum ke proses service, biasanya montir menanyakan keluhan yang dirasakan pada motor, oke untuk hal ini Tebe mencoba menjelaskan dengan detail apa saja yang menjadi keluhan, dengan berbekal catatan yang telah Tebe siapkan, maklum Mas Bro’ kadang suka ada aja hal-hal yang penting tapi lupa disampaikan, pas kelar service dan jalan pulang biasanya baru deh inget hehehe, maka mulailah TeBe menjelaskan 3 poin penting ke pada si Mas montir atas keluhan pada si Bleki, yaitu:

  1. Getaran dibagian CVT, biasanya pas ditarikan awal kecepatan 0-20 KM/Jam, ini saya minta dicek bagian CVT seperti slide piece, Roler plus V-Belt sebelum dilakukan pergantian sparepart.
  2. Elektrik starter suka berfungsi walau tidak menekan tuas rem dan kadang ga bisa starter sama sekali (ini terjadi 2 minggu terakhir dan kadang normal kembali)
  3. RPM mesin terlalu rendah, jadi ketika menekan gas sedikit Engine langsung mati (seperti pada kondisi Idling aktif) dan suara mesin berasa agak kasar.

Oke lanjut… setelah penjelasan dari TeBe dirasa cukup, kemudian mas montir membawa motor ke area service dan langsug eksekusi. Beberapa saat setelah dilakukan pengecekan akhirnya dari 3 poin diatas yang Tebe rasakan pada si Bleki, Mas montir memanggil Tebe dan memberikan jawaban dari semuanya, Mari kita lanjut mas bro kira-kira apa aja sih masalahnya…

Yuk kita mulai bahas poin per poinnya 🙂

Poin Pertama, Masalah Getaran di CVT, setelah di lakukan pengecekan yang paling pengaruh masalah getaran adalah pada kotornya area di bagian CVT karena debu, tidak ada masalah pada part Roller dan slide piece, karena memang pada service sebelumnya sudah di lakukan pergantian, Nah khusus dibagian V-Belt jelas banget pengaruh ke masalah getaran ditarikan awal, karena memang kondisinya sudah mulai melar dan Tebe cek juga sudah mulain ada retak-retak dibagian luar dan dalem saat di tekuk.

jadi khusus pada area CVT ini jelas V-Belt harus diganti, karena klo dibiarkan akan fatal akibatnya mas Bro’.. bisa-bisa putus dijalan dan nyusahin diri 🙁 dan klo mengikuti anjuran pergantian part usia V-belt memang pada KM 25.000 sudah harus diganti untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan tentunya.

Lanjut ke Poin kedua, Dua minggu terakhir sebelumnya, Motor Vario Techno TeBe suka ga bisa di starter dan kadang bisa lagi, malah bisa starter tanpa menekan tuas rem depan/ belakang.. wah bisa bahaya ini.. Nah setelah di lakukan pengecekan ternyata sumbernya berasal dari Switch stop lamp dan starter yang ada di bagian rem kiri Sob, setelah di bongkar bener.. element Switch sudah tidak bekerja dengan baik alias macet, kemungkinan karena kemasukan air dan per/pegas pendorong switchnya menjadi karatan dan macet, akhirnya diganti dengan ya baru dan Starter Joss lagi…

Pemasangan Switch stop lamp & Elektrik starter baru

Switch stop lamp & Elektrik starter yang rusak

Dan yang terakhir di poin ketiga, Pengaruh dari RMP rendah yang TeBe alamin pada si Vario techno biasanya pas abis melintasi polisi tidur dan dengan menekan tus gas sedikit tiba-tiba aja Engine mati, nah pas di cek ternyata bener kondisi RMP mesin yang cukup rendah dari settingan standar, setelah di lakukan penyetelan ulang, akhirnya normal kembali sob’..

BACA JUGA : Ganti Sendiri Disk Pad Vario Techno 125/150, Lebih Hemat dan Gampang Sob!

Oh iya ada tambahan nih sob, mas montirnya bilang klo Mangkok + kampas gandanya udah mulain ga presisi, ada yang kemakan sebagian dan bisa jadi pemicu munculnya getaran di tarikan awal, untuk masing-masing klo mau ganti kena @120.000 jadi klo diganti semua totalnya 240ribu, nah karena ini baru saran aja.. akhirnya Tebe putuskan sementara ga perlu diganti dulu karena emang ga terlalu berasa, paling pas mesin masih dalam kondisi dingin aja.

Jadi untuk KM 27.000an ini, Daftar part yang dilakukan pergantian beserta harga + ongkos pasaangnya sbb sob’:

1. Biaya jasa service : Rp. 75.000,-
2. Ganti V-Belt : Rp. 120.000,- + ongkos pasang Rp.40.000-, jadi Rp. Rp. 160.000,-
3. Switch stoplamp/starter dibagian kiri : Rp. 22.000,-
4. Ganti Busi : Rp. 16.000.-

So, Total biaya yang Tebe keluarin adalah Rp. 273.000,-

Last…Setelah service hingga satu minggu lebih pemakaian, tidak ada lagi getaran dan tarikan jadi full power lagi mas bro’ Mantaplah..Semoga Artikel ini bisa jadi rujukan buat yang punya masalah gredek-gredek di tarikan awal dan memang jarak tempuh motor vario sobat sudah diangka 25.000 km lebih, jadi saran Tebe sih langsung bawa aja ke Ahass terdekat dan ganti v-belt, cek juga area CVT baik Roller dan slide picenya.. Sekian 🙂

BACA JUGA :

Salam,

-TerasBiker.com-

This entry was posted in Honda, Perawatan Motor, sharing, update and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Silahkan tinggalkan komentarnya Sob...